Categories
Dokumentasi Tutorial, Manual, Tips dan Trik

Langkah Untuk Port Forwarding PDDIKTI dari Port 8082 ke port 80

PD DIKTI

PD DIKTI adalah kependekan dari Pangkalan Data DIKTI. Di dalam PD dikti berisi hasil pengelolaan data Mahasiswa dan data Perkuliahan masing-masing Perguruan Tinggi. Dalam perkembangannya kemudian dibuatlah aplikasi berbasis web servise untuk mengelola data-data tersebut yang dinamakan dengan Feeder PD dikti. Aplikasi Feeder PD dikti ini merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengelola data-data tersebut.

Alur proses pengelolaan data menggunakan Feeder PD dikti dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Diagram Alur Data Feeder PD dikti
Diagram Alur Data Feeder PD dikti
  1. Sistem aplikasi online report (Forlap). Data-data pada sistem aplikasi online report (Forlap) secara keseluruhan dikelola oleh DIKTI. Data yang terdapat pada aplikasi Forlap ini adalah data Dosen, data Mahasiswa, data Perkuliahan. Untuk data dosen hanya dikelola oleh DIKTI saja. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada data dosen yang sama dan tidak ada data Dosen yang menjadi dosen tetap di lebih dari satu Perguruan Tinggi. Sistem forlap ini dapat diakses oleh semua Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia.
  2. Sistem aplikasi Feeder PD DIKTI. Aplikasi feeder ini merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengelola data Mahasiswa dan data Perkuliahan masing-masing Perguruan Tinggi. Di mana aplikasi ini dikelola sendiri oleh masing-masing perguruan tinggi yang kemudian dapat ditampilkan juga pada aplikasi Forlap.
  3. Web service. Pada web service hubungan antara client dan server tidak terjadi secara langsung. Hubungan antara client dan server dijembatani oleh file web service dalam format tertentu.
    Sehingga akses terhadap database akan ditanggani tidak secara langsung oleh server, melainkan melalui perantara yang disebut sebagai web service. Peran dari web service ini akan mempermudah distribusi sekaligus integrasi database yang tersebar di beberapa server sekaligus.
  4. Aplikasi Sinkronisasi. Aplikasi ini digunakan saat dilakukan proses sinkronisasi data antara data yang ada pada aplikasi Feeder dengan yang ada di aplikasi Forlap DIKTI. Misalkan saat proses sinkronisasi ini data dosen yang ada di Aplikasi Feeder disinkronisasikan dengan data dosen yang ada di DIKTI. Sehingga data dosen yang ada di Aplikasi Feeder akan sama dengan data dosen yang dimiliki DIKTI.
  5. Kopertis dan Dinas bisa mengakses aplikasi Forlap dan mengakses datanya, namun sifatnya hanya dapat memonitor data tersebut serta dapat memberikan komentar jika terdapat data mahasiswa atau data perkuliahan yang kurang sesuai dan harus dicek ulang ulang DIKTI.

Sumber: Buku Panduan PDDIKTI

Aplikasi Feeder PD dikti berjalan pada sistem operasi berbasis Windows. Ketika aplikasi sudah terinstal pada komputer maka saat akan diakses oleh komputer lain (client) perlu mengakses alamat IP di mana aplikasi Feeder dikti tersebut terinstal (web server). Sebagai contoh komputer server mempunyai alamat 192.168.1.1 maka client dalam mengakses aplikasi Feeder PD dikti tersebut harus mengetikkan alamat IP dan nomor port yang digunakan oleh aplikasi tersebut sehingga cara aksesnya menjadi 192.168.1.1:8082. Kenapa harus 8082? Jawabannya adalah Feeder PD dikti pada seting default menggunakan nomor port 8082 agar bisa diakses dengan protocol http. Sebagai manusia kita akan kesulitan mengingat alamat IP dan nomor port sebuah aplikasi web yang berada pada komputer server. Salah satu alasannya adalah kita sudah terbiasa diberi port 80 untuk mengakses sebuah aplikasi pada web server dengan protocol http, misalnya ketika kita akan membuka aplikasi web server “ABC” maka kita tinggal mengetikkan alamat IP di mana aplikasi web tersebut berada.

Untuk mengatasi hal tersebut kita membutuhkan teknik guna melempar port 8082 ke port 80 yang biasa disebut dengan “port forwarding” sehingga ketika client mengakses aplikasi Feeder PD dikti yang berada pada komputer server beralamat 192.168.1.1:8082 pengguna hanya mengetikkan 192.168.1.1 saja. Dengan cara itupun pasti masih akan kesulitan mengingat alamat IP tersebut. Nah gimana cara mensiasatinya? Jawabannya adalah membuatkan DNS pada alamat IP tersebut. Misalnya 192.168.1.1 akan kita buatkan DNS local menjadi local.pddikti.oke. Untuk membuatnya kita menggunakan tool pengelola jaringan yang salah satunya dengan aplikasi Winbox (untuk yang menggunakan Mikrotik).

Langkah Untuk Membuat DNS pada Alamat IP

  1. Buka aplikasi Winbox.
  2. Pilih Menu IP DNS pilih Static, kemudian akan ditampilkan jendela DNS Static.
  3. Klik pada tanda plus (+) dan akan terbuka jendela yang meminta isian New DNS Static Entry. Isikan Name dengan nama DNS misal local.pddikti.oke, kemudian isikan Address dengan 192.168.1.1
  4. Kemudian klik OK

Nah pembuatan local DNS sudah selesai. Alamat 192.168.1.1 sudah bisa diakses dengan http://local.pddikti.oke

Langkah Untuk Port Forwarding PDDIKTI dari Port 8082 ke port 80

  1. Buka terminal/command prompt sebagai administrator (klik kanan, pilih Run As Administrator)
  2. Jalankan perintah di bawah ini
    netsh interface portproxy add v4tov4 listenport=80 connectaddress=192.168.1.1 connectport=8082
  3. Buka Setting Firewall, pilih Advanced settings
  4. Pada Jendela Windows Firewall with Advanced Security, pilih Inbound Rules
  5. Cari PDDIKTI Web Server, kemudian klik ganda, pilih tab Protocols and Ports, kemudian tambahkan 80 pada Local port, sehingga menjadi 8082, 80 seperti pada gambar di bawah ini
    local port firewall
    local port firewall (sumber: dokumentasi pribadi)

    Demikian langkah-langkah seting pembuatan local DNS dan port forwarding agar aplikasi Feeder PD dikti bisa diakses dengan protocol http dan mudah diingat oleh pengguna.

https://pdsi.unisayogya.ac.id/feed/rss2/

12 replies on “Langkah Untuk Port Forwarding PDDIKTI dari Port 8082 ke port 80”

great ……untuk proses migrasi dari isntitusi yang sudah ada sistem bagaimna pk??
akan susauh apabila masih harus migrasi secara manual …
terima ksih

Untuk migrasi atau pemindahan data dari atau ke PDDIKTI membutuhkan pembuatan alat baru. Apabila belum ada, maka diinput data secara manual.

Saya mau tanya bagaimana caranya feeder biar bisa diakses dimanapun kita berada? sedangkan saya memakai IP Dynamic dari speedy, dan cari dimana2 tidak menemukan caranya.. apakah bapak ada solusi? terima kasih

mohon pencerahan, feeder blm bisa di akses oleh client, padahal setiap langkah sudah di lakukan, tapi dns static belum bisa di akses. terima kasih.

Langkah Untuk Port Forwarding PDDIKTI dari Port 8082 ke port 80 -> dilakukan di server feeder lokal, bukan di komputer klien

apakah aplikasi feeder bisa berjalan di webserver linux ubuntu?
mohon share infonya untuk instalasi dan konfigurasi portnya

Hallo saya mau tanya pak, kemarin saya re-install PDDIKTI kemudian ketika selesai dan generate prefil keternganya “beberapa data tidak bisa dimasukan, silakan login dan sinkkronisasi” namun, ketika login status servernya terus aja “Disconnected”
itu gimana ya pak solusinya?

Coba kontak penyedia Internet, atau coba diinstall di laptop, kemudian dicoba sinkronisasi dengan jaringan lainnya

sudah pak malah sudah 2 pc yg saya coba instal tetap sama, sedangkan devices lain yg trhubung dengan jaringan internet yg sama tidak ada masalah pak, lancar..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.