Categories
Dokumentasi Pengumuman

Koneksi Internet Lambat, Kenapa?

basit.adhi.prabowo
basit.adhi.prabowo

Sekarang kita hidup di era digital, di mana hampir semua aspek kehidupan sangat tergantung dengan alat-alat digital dan perangkat pendukungnya, mulai dari kalkulator, handphone (gadget) hingga komputer. Poin penting dari adanya alat digital adalah kemudahan pertukaran data melalui sarana jaringan. Jaringan adalah hubungan data antar alat-alat digital.

Bandwidth (lebar data)

Satuan lebar data atau yang lebih dikenal sebagai bandwidth adalah bit per second (bps) atau byte per second (Bps), di mana 1 byte setara dengan 8 bit. Sebagai gambaran, 1 berkas Mp3 berdurasi 4 menit memiliki ukuran 4MB (MegaByte), sehingga berkas tersebut dapat di unduh dalam waktu 4 detik jika di unduh dalam kecepatan 1 MBps. Namun, jangan tertipu dengan 1 Mbps, karena 1 MBps senilai dengan 8 Mbps. Satuan yang umum digunakan oleh operator atau ISP adalah bps. Itu pun berlaku jika yang memakai jaringan hanya 1 orang saja. Apa yang terjadi apabila yang aktif menggunakan jaringan internet adalah 100 orang? Maka bisa jadi waktu yang diperlukan adalah 4*100 detik = 400 detik = 6,66 menit dengan kecepatan 1 MBps.

Analogi Bandwith = Jalan Raya

Bandwidth dapat dianalogikan sebagai Jalan Raya. Analoginya adalah sebagai berikut:

  1. Jalan Raya terdiri dari berbagai macam jenis, tergantung dari lebar jalannya, ada jalan perumahan, jalan kampung, jalan desa, jalan kota, jalan kabupaten, jalan propinsi, jalan negara dan sebagainya. Semakin lebar jalannya, maka semakin banyak kendaraan yang dapat melalui jalan tersebut. Analoginya dengan bandwidth adalah bandwidth juga memiliki berbagai macam ukuran, dari yang kecil hingga yang besar (satuan bit per second atau byte per second). Semakin besar lebar datanya, maka semakin banyak data yang dapat melalui jalur tersebut, sehingga semakin cepat proses transfer datanya.
  2. Media jalan juga bermacam-macam, ada tanah, batu, semen, aspal dan sebagainya. Semakin bagus bahan yang digunakan, maka semakin lancar pula laju kendaraan yang melalui jalan tersebut. Analoginya dengan bandwidth adalah bandwidth juga melalui berbagai macam media transmisi, antara lain fiber optic, kabel dan wireless. Transmisi paling cepat, stabil dan aman melalui fiber optic. Transmisi paling lambat, labil dan rawan melalui wireless (udara)
  3. Kondisi jalan bermacam-macam, ada yang mulus/rata, ada yang berlubang/benjol, ada yang terputus dan sebagainya. Semakin baik kondisi jalannya, maka semakin lancar pula laju kendaraan yang melalui jalan tersebut. Analoginya dengan bandwidth adalah bandwidth juga melalui media transmisi yang tidak sama kualitasnya. Terkadang kabelnya aus, putus sebagian, ada interferensi gelombang, terhalang dinding tebal dan sebagainya yang membuat laju data tidak lancar.
  4. Jalan bisa macet, bahkan di tol sekalipun, begitu juga dengan bandwidth.
jalan raya
jalan raya (sumber gambar: http://h30499.www3.hp.com)

Penyebab Koneksi Internet Lambat

Mengetahui penyebab koneksi internet lambat membantu dalam memperbaikinya. Adapun penyebab koneksi internet lambat beserta cara menangani/memperbaikinya antara lain:

  1. Banyak pengguna yang memakai jaringan internet pada waktu yang bersamaan
    1. Gunakan internet di luar jam sibuk
    2. Berpindah koneksi jaringan WiFi. Bisa jadi Hotspotnya sedang sibuk menangani terlalu banyak koneksi
  2. Ada pengguna yang menggunakan Download Accelerator
    Cari orangnya dan nasehati supaya tidak memakai download accelerator karena menggangu rekan yang lain yang sama-sama membutuhkan koneksi yang lancar
  3. Pilih WiFi yang paling kuat sinyalnya
    1. Bisa jadi di tempat tersebut terdapat lebih dari satu hotspot dan kebetulan yang terpilih adalah yang memiliki sinyal paling rendah (misalnya 1 bar). maka segera ganti koneksi ke hotspot yang koneksinya paling kuat
    2. Bisa jadi antara pengguna dan hotspot terhalang sesuatu, misalnya tembok, maka segera cari tempat yang tidak terhalang
  4. Apabila pengguna mengakses web-web internal institusi, maka gunakanlah jaringan/WiFi internal institusi, jangan menggunakan modem. Meskipun berada di lingkungan institusi, tetapi modem harus terkoneksi dulu ke operator sebelum masuk jaringan institusi
  5. Perangkat (komputer, hp, dll) terserang virus, trojan dan malware lainnya
    Periksa apakah perangkat terkena virus. Installah antivirus dengan definisi virus paling update (selalu update, jangan matikan update). Namun, bisa jadi yang terkena virus adalah rekan sesama pengguna internet. Berhati-hatilah dalam membuka atau mengkopi berkas.
  6. Server (atau lawan bicara) dan pengguna memiliki bandwidth yang tidak seimbang
    Bisa jadi server menggunakan bandwidth yang rendah, sedangkan pengguna menggunakan bandwidth yang tinggi, atau sebaliknya. Apabila bandwidth pengguna yang rendah, maka segera tingkatkan langganan internetnya. Namun, apabila bandwidth server yang rendah, maka tidak ada yang dapat dilakukan (kecuali mau membelikan bandwidth untuk server)
  7. Hotspot atau alat jaringan rusak
    Segera lapor ke admin jaringan institusi setempat
  8. Data yang dikirim (terlalu) besar
    Kompres (mampatkan) dahulu berkas sebelum dikirim. (update 3 Juni 2015) Cara untuk mengkompres dapat klik di sini
  9. Institusi menggunakan WiFi Router murah (update 3 Juni 2015)
    Baca artikel berikut untuk mengubah WiFi Router Murah Rasa Wifi Router Mahal
  10. Apakah ada perubahan struktur jaringan pada DHCP? (update 9 September 2017)
    Hal ini terjadi hanya seolah-olah lambat, padahal sebenarnya tidak konek ke internet karena berbeda jaringan antara komputer dengan wifi. Ingat, konek ke Wifi itu bukan berarti konek ke internet. Misalnya dahulu Wifi menggunakan alamat 192.168.1.x untuk DHCP-nya, kemudian berubah menjadi 172.16.x.x untuk DHCP-nya. Komputer biasanya hanya mengingat yang sudah pernah diberikan (192.168.1.x), padahal sekarang sudah berubah (172.16.x.x). Untuk mengatasi hal tersebut, maka komputer harus dipaksa untuk meminta alamat ke Wifi, tidak menggunakan alamat yang pernah digunakan. Pada Windows: pada terminal / command prompt, ketik ipconfig /release kemudian ipconfig /renew. Pada Linux: pada terminal / shell, ketik sudo dhclient -r, kemudian sudo dhclient -v.

By basit

Biro Pengembangan Teknologi Dan Sistem Informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.