Categories
Pengumuman

Kakbah: Eksplorasi Matematis

Analisis ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan geometris dan proporsional yang menarik di sekitar Kakbah. Eksplorasi ini memanfaatkan alat-alat yang tersedia, seperti Google Maps dan proyeksi koordinat, untuk menganalisis posisi Kakbah. Fokus utamanya adalah mengamati pola-pola, bukan untuk membuktikan tesis ilmiah.

Dengan memplot lintang dan bujur Bumi pada kisi dua dimensi, kita dapat menganalisis koordinat Kakbah (21,423 derajat Lintang Utara, 39,826 derajat Bujur Timur). Jarak dari titik ini ke garis-garis global utama, seperti anti-meridian (garis bujur 180 derajat) serta Kutub Utara dan Kutub Selatan, menghasilkan rasio yang sangat mendekati rasio kunci Fibonacci, seperti 5:8 dan rasio yang hampir sempurna 13:8.

Menariknya, urutan angka 5, 8, dan 13—saat dipetakan secara terarah—membentuk pola spiral berlawanan arah jarum jam. Pola ini sejalan dengan arah Tawaf, yaitu ritual mengelilingi Kakbah.

Analisis ini juga meluas ke area terdekat. Hubungan geometris antara Kakbah dan Maqam Ibrahim (Tempat Berdiri Nabi Ibrahim) tampaknya mencerminkan hubungan yang lebih besar antara Kakbah dan pusat koordinat Bumi, karena keduanya berbagi sudut tertentu.

Lebih lanjut, batas-batas Haram—tanah suci yang mengelilingi Mekah—menunjukkan konsistensi proporsionalnya sendiri. Jarak dari Ka’bah ke beberapa batas Haram di keempat arah mata angin membentuk rasio sederhana seperti 2:1 dan 3:2.

Decoding The Kaaba: A Mathematical Exploration

By basit

Biro Pengembangan Teknologi Dan Sistem Informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.